Generasi Emas Udah Tua, Lukaku: Belgia Musti Jadi Jawara
Generasi Emas Udah Tua, Lukaku: Belgia Musti Jadi Jawara

Romelu Lukaku menganggap jika title jawara di Piala Dunia 2018 bakal amat vital untuk Belgia. Karena, kemungkinan Piala Dunia 2018 menjadi momen pamungkas generasi emas yang dipunyai Belgia berlaga 1 team.

Belgia sekarang emang dikatakan lagi mempunyai generasi emas. Karena, bila menilik komposisi punggawa Setan Merah, terdapat sejumlah punggawa superstar yang tersebar di seluruh barisan permainan.

Sebelum mempunyai generasi sekarang, Belgia musti melakoni 12 tahun tiada ambil bagian di kompetisi raksasa. Belgia Lalu masuk ke Piala Dunia 2014 kemudian Euro 2016. Sekarang, di bawah didikan Roberto Martinez, Belgia menjadi unggulan di Piala Dunia 2018.

Perjuangan Belgia di Rusia sangat disorot sebab di tempati sejumlah bakat terbeken kayak Eden Hazard, Kevin De Bruyne, tahunibaut Courtois serta Lukaku.

Berdasarkan Lukaku, Belgia musti menjadi jawara Tropi Dunia 2018. Karena, title ini akan menjadi penanda keberhasilan generasi emas. Terlebih, sejumlah punggawa sekarang telah berumur 30 tahun dan barangkali takkan main di Piala Dunia 2022.

“Ini barangkali bakal menjadi kompetisi pamungkas untuk generasi kami sebab sejumlah punggawa bakal retirement. Jadi, kami bakal berusaha tuk membikin history. Kami musti jadi jawara,” kata Lukaku kepada wartawan livescore Liga Champions Eropa.

Sejumlah punggawa Belgia telah berumur di atas 30 tahun yaitu Thomas Vermaelen [32 tahun], Vincent Kompany [32 tahun], Jan Vertonghen [31 tahun], Dries Mertens [31 tahun], Mousa Dembele [30 tahun] lalu Maroane Fellaini [30 tahun].

4 Team Favorit Jadi Jawara di Piala Dunia 2018
4 Team Favorit Jadi Jawara di Piala Dunia 2018

Piala Dunia 2018 bakal diselenggarakan di Rusia di 14 Juni hingga 15 Juli. Sebanyak 32 negeri akan berduel guna perebutan status jawara dunia. Semua orang tentu mempunyai team favoritnya masing-masing di Rusia. Tapi, sebagian besar orang tentu bakal memilih team yang bertabur superstar sebagai jawara. Di bawah ini 4 team favorit yang dianggap mampu menjuarai Piala Dunia 2018 sebagaimana menurut FIFA yang kami dapat dari berita Piala Dunia.

1. Brasil – Brasil telah menjelma di bawah didikan Tite. Mereka merupakan negeri pertama selain tuan rumah penyelenggara yang memastikan diri pentas ke Rusia di musim panas ini. Brasil rasa-rasanya telah dapat melupakan hasil negatif memalukan 7-1 vs Jerman di tahun 2014 kemarin. Mereka sukses mengatasi sang jawara dunia 1-0 di Berlin. Gabriel Jesus, Alisson serta Philippe Coutinho telah tumbuh, semenjak Piala Dunia terakhirnya. Mereka mempunyai sejumlah punggawa yang dahsyat tergolong Neymar juga mampu mendapatkan gelar jawara.

2. Prancis – Didier Deschamps sampai di Rusia dengan tim yang full dengan punggawa berpotensi. Dari 23 punggawa yang dipanggil, Prancis berisikan punggawa kayak Paul Pogba, Antoine Griezmann, Kylian Mbappe serta Ousmane Dembele hingga menaikkan ekspektasi. Deschamps musti dapat memadukan punggawa berbakat ini jadi suatu power yang mengerikan di Rusia. Ia dapat jadi seseorang ke-3 sehabis Mario Zagallo lalu Franz Beckenbauer yang meraih gelar menjadi manajer serta punggawa.

3. Jerman – Mempertahankan Piala Dunia pastinya amat sukar, dan tiada yang sukses mengerjakannya semenjak Brasil di tahun 1962. Tapi, Jerman merapat ke Rusia 2018 dengan tim yang dapat dikatakan sedikit kuat dari 4 tahun kemarin. Jerman sukses memenangi Piala Konfederasi dengan para punggawa remaja sebagaimana Timo Werner, Leon Goretzka serta Joshua Kimmich. Saat ini semua telah bersiap guna menolong Die Mannschaft mempertahankan gelar.

4. Spanyol – Sehabis tertendang lebih awal di Brasil 2014 kemudian Euro 2016, Spanyol balik bangkit lantas pergi menuju Rusia di dalam keadaan berkelas. dengan Perpaduan antar pahlawan yang meraih 3 title utama secara terus menerus kira-kira 2008 dan juga 2012, dengan generasi baru, Julen Lopetegui terkesan telah mendapatkan perpaduan yang baik. Performa yang dahsyat di fase kualifikasi serta ketika melawan klub-klub raksasa di dalam pertandingan friendly, dapat memperkuat Kepercayaan jika ini merupakan team Spanyol yang lapar dan amat sangat siap untuk melaju jauh di Rusia.

Sebetulnya masih terdapat satu lagi yang dapat anda katakan menjadi salahsatu team favorit guna memenangi Piala Dunia. Team ini merupakan tim garapan Gareth Southgate, tim nasional Inggris. Bagaimana tidak, Seperti yang dapat kita baca di situs livescore Liga Champions, tim Inggris saat ini dihiasi oleh para punggawa superstar. Malah, kapten mereka esok, Harry Kane, merupakan salahsatu striker paling populer yang sangat diinginkan di Dunia sekarang. Belum lagi masih terdapat Dele Alli yang makin main impresif dengan Tottenham di kompetisi musim kemarin, Sterling yang ready menjadikan barisan depan The Three Lions jadi amat tajam, tidak ketinggalan wonderkid Manchester United, Marcus Rashford, yang jelas bakal diwaspadai oleh semua pemain belakang lawan. Walaupun negara-negara lainnya sebagaimana Spanyol, Prancis, Brasil serta Jerman mempunyai kedalaman tim yang sedikit sempurna, tapi Inggris pastinya sepertinya bisa diwaspadai. Apalagi, Inggris sendiri telah lama tak menjuarai Piala Dunia, jadi tentu, mereka bakal mempunyai tekad yang bagus guna jadi jawara di tahun ini.

Selain Inggris juga ada Belgia yang menurut kami layak menjadi jawara dalam ajang Piala Dunia Rusia 2018. Karena menurut kami skuat yang mereka miliki sekarang ini adalah skuat paling gemilang. Seperti yang kita ketahui, para punggawa Belgia telah bermain di banyak klub top Eropa. Jadi dengan skuat yang mereka miliki sekarang ini, sangat wajar apabila mereka harus diperhitungkan dalam kompetisi kali ini.

Ini Pemain Chelsea Yang Bakal di Depak! Ciaan!

Chelsea saat ini bermain mendominasi pada pentas Premier League. The Blues tengah unggul 10 poin di puncak klasemen lalu dengan 12 pertandingan sisa, mereka hanya tinggal datang waktu untuk memenangkan piala pada akhir musim. Walaupun begitu, Antonio Conte akan melakukan pergantian pada musim panas dengan menarik pemain baru lantaran bakal bertarung di Liga Champions di musim depan. Pemain yang tidak masuk planing tentu saja harus meninggalkan tim.

  1. Berita dari situs ini merilis Mantan kiper Stoke City ini nyaris pindah pada bursa transfer musim salju setelah Bournemouth berminat memprotek jasanya. Namun, The Blues gagal menemukan pengganti punggawa berusia 29 tahun ini sehingga transfernya tidak terjadi. Begovic hanya bermain tujuh kali untuk The Blues musim ini – pada Piala EFL dan Gelar FA dan minimnya waktu bermain membuatnya tidak senang. Pemain asal Bosnia lalu Herzegovina ini merupakan penjaga gawang yang sangat bagus dan dapat dengan mudah menjadi destinasi utama di klub Utama League lainnya. Kecuali Courtois menderita cedera lama atau di jual ke tim raksasa Eropa yang lain, Begovic bakal tetap setia kepada kursi cadangan dan ia musti pindah klub bila mau memperoleh kesempatan bermain seadanya.
  2. Terry masih tetap berada di Chelsea sampai saat ini. Namun, lama lagi pesepakbola berumur 30 tahun tersebut akan kokoh di klub lantaran kontraknya akan selesai di akhir musim panas nanti. Terry hanya bermain dalam 11 pertandingan pada semua ajang kompetisi season ini. Hal itu dikarenakan dia sempat mengalami cedera lalu sudah kalah bersaing dengan Gary Cahill, David Luiz dan Cesar Azpilicueta. Terry memang tidak masuk didalam rencana Antonio Conte hingga ia lebih sering buang-buang waktunya di bangku cadangan. Kecuali memutuskan pensiun pada akhir musim, Terry amat mungkin pindah di cuaca panas menuju MLS ataupun Tiongkok.
  3. Chelsea memang amat jarang memberikan lokasi pada pemain akademi mereka. Walau punya talenta, The Blues lebih senang meminjamkan punggawa binaan mereka ke tim lain. Meskipun begitu, kisah Ruben Loftus-Cheek sedikit lainnya. Ia tidak pernah dipinjamkan ke klub lain namun juga gagal mendapatkan waktu reguler termasuk bersama boss Antonio Conte. Loftus-Cheek amatir dimainkan dalam tujuh pertarungan dan menghabiskan kebanyakan masanya di bangku cadangan. Punggawa berusia 21 tahun tersebut sebaiknya meninggalkan klub dibanding karirnya tamat di Stamford Bridge.
  4. Batshuayi datang ke Chelsea dari Marseille pada cuaca panas dengan biaya 33, 2 juta pounds. Meski ditebus dengan harga mahal, Batshuayi malah lebih sering menghabiskan masanya di bangku cadangan. Malah, Conte terkesan tak percaya dengan bintang Belgia itu lantaran ia lebih menyeleksi memasukkan pemain lainnya saat Diego Costa absen. Hal-hal ini membuat pemain berumur 23 tahun tersebut sukar mengeluarkan kemampuan terbaiknya pada Stamford Bridge. Dalam 12 pertandingan di Premier League, Batshuayi belum pernah jadi starter dan tidak berenang lebih dari 20 menit. Conte boleh saja melepas Batshuayi di musim panas nanti untuk mendapatkan bintang yang pas dengan gaya permainannya lalu berkompetisi dengan Costa di lini muka.
  5. Orang akan berpendapat jika Kurt Zouma tidak pas masuk dalam daftar tersebut setelah pulih dari cedera ligamen. Namun, faktanya sekalipun berbeda. Zouma bermain 100 menit dalam 20 dengan 23 penampilan untuk Chelsea di Premier League season kemarin sebelum terkena cedera berat. Pesepakbola Prancis tersebut sudah kembali fit menjelang terakhir bulan Oktober kemarin sempat berlaga didalam 4 pertandingan di tim U-23 mulai Oktober hingga November. Setelah itu, Zouma hanya diberi kesempatan berenang tujuh menit di Utama League ditambah 90 m penuh dalam tiga performa di Piala FA. Pengalaman Zouma sudah benar-benar pulih tapi Conte memang tidak yakin dengan pemain berumur 22 tahun tersebut.